Wednesday, 26 April 2017

CERITA

Cerita. Satu kata yang memiliki banyak arti. Bisa jadi ingin tahu lebih dalam, menyimpan banyak pesan, ataupun kumpulan dari pengalaman hidup setiap orang.

Pernahkah terpikir kalau cerita bisa merubah banyak hal? 
Banyak cerita yang akhirnya membawa orang ke dalam perpecahan, atau justru mempererat persatuan. Dalam keberagaman cerita, terdapat pula beragam persepsi. Dalam setiap pesan yang terselip di cerita, bisa jadi pesan tersebut menyerang atau justru merangkul.

Setiap orang pasti memiliki lebih dari satu cerita, lebih dari satu kisah hidup. Yang menjadi pertanyaan, apakah cerita tersebut dibagikan atau disimpan? Ya, itu pilihan.
Saya pribadi memilih untuk membagikan cerita saya yang bisa menjadi pelajaran untuk orang lain. Tidak perlu menjadi seorang expert dulu untuk berbagi cerita, pastikan saja yang kamu bagikan tidak membawa orang ke dalam perpecahan, Siapa yang tahu cerita kalian membantu orang lain, atau mungkin merubah banyak hal?



DUTA CERITA

Bicara CERITA, The Habibie Center mempunyai sebuah program yang juga bernama CERITA akronim dari (Community Empowerment in Raising Inclusivity and Trust through Technology Application). Isu keberagaman saat ini sangat mudah memecah belah persatuan, padahal justru keberagaman membuat setiap orang saling melengkapi, saling menguatkan. Di program ini, ada 30 Duta CERITA terpilih dari setiap kota yang akan memulai berbagi CERITA untuk mengatasi isu keberagaman, dan mengajak publik untuk melihat keberagaman dari sudut pandang persatuan. Pengalaman baru bagi saya, memutuskan untuk mendaftarkan diri dan melalui proses seleksi dan mendapatkan kesempatan menjadi Duta CERITA Bandung.




Kami tidak sendirian. 
Para Duta CERITA ini tidak berjalan sendiri, tim Duta CERITA dari The Habibie Center bahkan membuat workshop selama 2,5 hari untuk membekali para Duta CERITA agar juga tidak sekedar bercerita, tapi membawa perubahan dalam hal positif. Para pengajar di workshop bukan orang biasa, Abdul Rahman Malik seorang Program Manager Radical Middle Way, Stephen Shashoua Pendiri C: Culture and Cohession, Dr Rudi Sukandar seorang ahli di bidang Komunikasi Politik, Rahimah Abdulrahim Executive Director The Habibie Center, Roosalina Wulandari - Co founder & CEO Lentera Indonesia, dan juga Aan Permana- Program Manager CERITA. Mereka dan tim CERITA lainnya yang membuat program ini semakin menarik, baik untuk dipelajari dan dibagikan lagi.

Selain tim CERITA dari The Habibie Center, tentu saja teman-teman Duta CERITA yang memperkuat rasa saling di program ini, saling berbagi, saling memiliki, saling memahami, saling melengkapi. 2,5 hari yang akan menjadi CERITA berharga kelak. Menjadi Duta Cerita, bukan hanya untuk sementara, bukan hanya untuk 2,5 hari tapi untuk seumur hidup.



KAFE CERITA

Ini bukan kafe baru yang akan menyaingi kafe-kafe lainnya. Mungkin ya, tapi bukan soal menu makanan atau minuman baru, sebut saja soal topik pembicaraan yang lebih beragam. Hasil workshop 2,5 hari akan kami bagikan lagi ke teman-teman komunitas di Kota Bandung. Semakin banyak CERITA positif yang dibagikan, diharapkan semakin banyak juga perubahan positif yang lahir. Keberagaman bukanlah alasan untuk memecah belah persatuan, justru saling menguatkan satu sama lain.

Kenapa dinamakan Kafe Cerita?
Karena biasanya di Kafe/Coffee Shop, banyak terjadi pembicaraan-pembicaraan yang hebat, negosiasi penting atau bahkan ngobrol-ngobrol santai dengan suasana yang nyaman. Kami ingin membuat Kafe Cerita juga tempat kita bertukar cerita, saling berbagi dan juga saling memahami. 

Pantau terus instagram @thehabibiecenter dan @agni.is.fire untuk perkembangan tentang CERITA.

Mari kita mulai bercerita!

#dutacerita #thehabibiecenter #kafecerita #whenimetmypassion














Wednesday, 17 June 2015

#Workliday #1China Part Two

With Anita. Local Guide in Beijing,


Hello China!

BEIJING.  
Beijing itu kota yang padat. Walaupun kota nya rapi, kekurangannya adalah di toilet, yang entah kenapa selalu bau dan toilet di luar negeri biasanya gak ada airnya, cuma ada tisu kering. -___-"

Bawa grup ke daerah yang bukan tempat asal kita itu ngeri ngeri sedap. Banyak hal yang jadi ketakutan di awal.. Masalah bahasa, makanan, arah, jadwal perjalanan, dan lain sebagainya.. 

Nah biasanya kita akan berpartner dengan lokal agent di daerah tersebut, dan ada lokal guide yang akan membantu mengatur tamu-tamu kita, juga kasih tau tamu segala informasi dari daerah itu.

Lokal guide di Beijing namanya Anita, beruntung karena Anita Indonesian speaking guide. Walaupun dengan bahasa Indonesia yang terpatah-patah, Anita berhasil mencuri perhatian para tamu. Ekspresinya lucu, logatnya unik, macam Cinta Laura made in China.

Anita orangnya asik, gak kuat buat gak isengin..hehe.. aku bilang panggilan sayang aku ke dia adalah cyiin..
Jadi kalo Anita tanya "Agni sudah makan?", aku jawab "Udah cyyiin.."

Panggilan sayang dari Anita buat aku adalah Bao Pei yang artinya baby. Katanya mukaku imut banget kaya baby.. :3


DALIAN.
Dalian kota kecil, sejam naik pesawat kecil dari Beijing. Kotanya rapi banget, konsep kotanya terpengaruh budaya Jepang dan Russia. Jadi ada jalan yang namanya Russian Street, dimana disitu banyak barang2 khas Russia yang bisa kita dapat. 

Di Dalian kita juga berpartner dengan lokal agent disana, sayangnya lokal guide di Dalian ini orangnya gak seasik Anita. Kurang fleksible dan gak bisa bercanda, Namanya Grace. Grace ini English speaking guide.

Saking seringnya adu pendapat sama Grace, dan aku kesel, maka munculah panggilan oncom. Panggilan sayang aku buat Grace. Kalau kesel ama Grace tinggal bilang "Dasar oncom!" :p

Di Dalian aku lebih sayang sama drivernya, dia baik banget. Karena di Dalian jalannya luas juga, aku agak kesulitan nyebrang, si driver inilah yang nungguin dan nyebrangin  aku sambil megangin tangan layaknya ke anaknya sendiri..hehe (Tangannya 2xlipat tangan akuu..)

Ini penampakan Grace dan Mr.Driver..

Grace & Mr. Driver


TEMAN LAMA.
Ini kisah paling epic dari perjalanan ke Beijing-Dalian. Ketemu teman lama. 
Temen yang kenal pas training di Bali, udah lost contact bertahun-tahun, lebih dari 7 tahun. Dan cipiriliiiii...ketemu di China dooong..Jauuuh benerrr...
Emang kita gak akan pernah tau akan ketemu siapa, dimana, lagi apa..
Namanya Mbak Yoan, sekarang kerja di KBRI China, udah 3 taun tinggal di China dan udah punya anak satu. Happy to see her again! <3

Mbak Yoan! :)







Tuesday, 16 June 2015

#Workliday #1China Part One

Tian An Men Square

#Workliday Episode 1 #1China

Oktober 2013, pertama kali dapet kesempatan bawa grup ke luar negeri. 

Hari berangkatnya gak terlalu jauh sama ulang taun Ibu, waktu itu seneng banget kaya ngasih kado mewah ke Ibu..Padahal apa siiiih,,(dan sekarang aku tau, itu berarti besar banget buat Ibu)

Pertama kali bawa grup Bapak-bapak Ibu-ibu, tandeman sama Tour Leader senior Kak Maria (yang sampai sekarang jadi partner kerjaku). Kirain lebih mudah karena udah pada dewasa. Ternyata Bapak Ibu hobi nyangkut untuk foto atau buat belanja..

Pertama kali, belajar pentingnya bawa bendera buat grup, karena begitu masuk ke lapangan Tian An Men, buseeet crowded bangeeetttt,,,macam-macam grup dari berbagai negara, dengan beda-beda bendera,.dan ada ribuan orang dalam satu lapangan besar. RIBUAN ORANG. 
Hilang satu nyarinya pe-er bangeet..

Pertama kali, lari-lari ngejar yang ketinggalan, terus lari-lari lagi ngejar grup yang udah duluan..
Disitu sempet kepikiran...begini amaaat jadi tour leader...-___-"

Selalu ada pengalaman pertama.
Namun ketika itu pengalaman pertama jadi tour leader, kamu harus latihan supaya itu tidak terlihat pertama bagimu, sayang..

Pada saat  itu tetap bersyukur, dimana orang lain memulai karir di dunia tour ini berjalan dari nol, dari tour domestik, aku diberi kesempatan melompat... :)
Tembok China














#Workliday

Waktu liat orang-orang pergi buat liburan, mau yang dari ala-ala backpacker sampai liburan mewah, rasanya tuh......IRI BANGET!

Dimana ngumpulin duit buatku saat selesai kuliah itu..PERJUANGAN! hehe..
Antara kebutuhan dan keinginan emang beda tipis, seringkali aku lebih memilih kebutuhan dibandingkan keinginan liburan semata,

Tapi seiring jalannya waktu, Tuhan kasih banyak kesempatan buat aku jalan-jalan..
Gratis dan dibayar..
Syaratnya satu: sambil kerja! Hahahaha..

Dan jadilah istilah #Workliday, dimana bekerja sambil (seolah) liburan itu adalah hal yang menyenangkan..
GRATIS dan DIBAYAR..hihihi..

#Workliday aku udah episode 9 niiih..Next postingan aku bahas satu2 yaaa..

#1Cina (Beijing - Dalian)
#2Thailand (Bangkok - Pattaya)
#3Moscow
#4Turkey
#5Bali
#6Thailand
#7Bali
#8Singapore
#9Bali

Walaupun ada beberapa tempat yang sama dalam waktu yang agak berdekatan, tapi ceritanya selalu ada yang baru!

Hidup #Workliday!!

Sunday, 19 May 2013

HOT NEWS: Kolaborasi unik Sailormoon,Power Ranger, dan Superhero lokal......



Sailormoon seperti yang kalian tahu berasal dari Garut, hahaha..( Kebayang kalo dari Garut dipastikan namanya adalah Euismoon bukan Sailormoon). Oke, stop.
IYA DARI JEPANG, SAILORMOON YANG DARI JEPANG ITU LOH, hari Sabtu, 18 Mei 2013 terlihat penampakannya di sekitar Kawah Putih, Ciwidey, Jawa Barat. Dapat dipastikan juga superhero lain yang hadir adalah power ranger yang bajunya rainbow dari merah, kuning, ijo, biru ampe item dan putih juga ada. Para sailor dan ranger ini terlihat sedang menikmati keindahan Kawah Putih walaupun gurat lelah tampak di wajah mereka, yang unik dari mereka adalah mereka menyamar menjadi orang biasa yang jika tidak diperhatikan secara seksama, orang lain pasti gak tahu mereka superhero..hohohoo..Terus kalo diperhatikan secara seksama, ketauan gak? Enggak.  Karena boro-boro mirip, bahkan kami sudah menyamarkan gaya menjadi orang biasa.

Monday, 15 April 2013

PACK YOUR SPIRIT!



Postingan kesekian,,
Yippie nulis lagi di blog, huhuhu mulai sekarang harus rajin aaah..berbagi yang penting.


Guys, hari Sabtu 13 April kemarin adalah hari yang seru pake bangeet! Di hari ini ada acara yang memang sudah aku tunggu-tunggu sejak lama, PYS 2013.


Apa sih PYS 2013? PYS sendiri kependekan dari Pack Your Spirit 2013, acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Menyala dan disponsori oleh JNE. Indonesia Menyala adalah gerakan membaca dari Indonesia Mengajar, dan Pack Your Spirit ini adalah salah satu aksi yang dibuat oleh penyala (panggilan untuk aktivis Indonesia Menyala,red.) untuk mengumpulkan buku-buku dan dikirimkan ke adik-adik di 17 kabupaten tempat para Pengajar Muda ditempatkan. PYS 2013  adalah PYS yang kedua. Sebelum PYS ini diadakan, aku pernah ikut kegiatan para penyala di awal terbentuknya. Penyala yang masih unyu, kegiatannya belum terorganisir serapi PYS, kita masih ngumpul bareng buat belanja buku di Kuitang (tempat buku murah di Jakarta, red.)dan kasih ke panitia untuk dikirim.


PYS 2013 sangat terorganisir, dimulai dari registrasi, terus buku yang kita bawa di sortir dulu nih, yang layak baca boleh dikirim, dan kalau gak bawa buku, panitia juga menyediakan buku yang bisa kita kirimkan. Lanjut setelah proses sortir, kita datang ke booth dimana ada kardus yang bisa kita gunakan untuk packing majalah atau buku yang kita bawa. Besar kardusnya beragam juga looh (Hebat sekali JNE ini!).. Di booth ini kita sesuaikan kardus yang akan digunakan, lalu memilih kabupaten mana yang ingin kita tuju untuk buku-buku yang kita kirim. Ada booth pesan dan video semangat juga, kita bisa kirim semangat lewat apapun.  Setelah semuanya selesai kemudian bergeser ke booth pengiriman, biaya pengiriman hanya Rp. 1000,-!!! WOW banget! Ditutup dengan mengisi testimoni untuk kegiatan ini.


                                                                Panggung PYS 2013

Selain booth mengenai pengiriman buku, ada juga booth Kids Zone, anak-anak kecil yang hadir bisa bermain finger puppet bersama kakak-kakak penyala. Ada booth mengenai Jejaring Anak Indonesia, dimana komunitas ini memfasilitasi adik-adik di seluruh pelosok untuk dapat menjalin relasi dengan teman lain di daerah lainnya. Komunitas ini juga membuat BUTAR. Apakah itu? BUTAR adalah Buku berputar, buku ini hasil gambar dari adik-adik di suatu daerah dan nanti dikirim ke daerah lain untuk diperlihatkan hasil karyanya ke sahabat mereka, kemudian adik-adik di daerah tersebut dapat menggambar lagi untuk dikirimkan ke daerah selanjutnya. Maka dari itu dinamakan Butar, Buku berputar. Seru kan guys!! Twitter @jejaringanakID

                                                             Buku berputar a.k.a BUTAR

Di PYS 2013 ada beberapa inspirator yang hadir ada bang A. Fuadi (penulis novel Negeri 5 Menara), Mbak Nila Tanzil (pendiri Taman Bacaan Pelangi), Bang Nasarudin Kamarullah (Pendiri Rumah Belajar Bibinoi, Halmahera Selatan), Mbak Pemi Ludi(Pengajar Muda angkatan 2, Penyala Aceh Utara) dan tak lupa juga ada Pak Raden. Kalau yang suka nontonin si unyil sama si Usro waktu kecil pasti tau banget deh Pak Raden...Sebenernya pengen nyeritain semua inspirator itu disini, tapi next time deh.. Di postingan kali ini aku ingin mengapresiasi Pak Raden. Mari kita cerita tentang beliau..

Here it is..

Pak Raden. Kumis dan alis tebal hitam, dengan gayanya memakai pakaian khas Jawa lengkap dengan blankonnya, Pak Raden datang menggunakan kursi roda. Beliau sudah gak kuat berdiri lama guys, tapi luar biasa ketika mulai mendongeng, beliau gak mau duduk dan memilih berdiri sambil menggambar di white board. Semangat beliau menjalar seketika ke seluruh penyala yang hadir disana, semua menatap dan mendengar beliau mendongeng. Rasa haru muncul ketika itu, bagaimana semangat dalam diri bisa memancar ke semua orang, it’s so inspiring guys! Ada lagi lagu yang diperkenalkan Pak Raden setelah selesai mendongeng, begini lagunya: “ Aku pandai karena suka membaca..suka membaca..suka membaca..Aku pandai karena suka membaca..Aku suka membaca..”



                                                           Ini foto aku sama Pak Raden. :p

PYS 2013 ditutup dengan last speech dari Pak Anies Baswedan selaku founder Indonesia Mengajar, beliau ini salah satu inspiratorku juga. Bagaimana beliau mengarahkan anak-anak muda untuk berkontribusi nyata bagi Indonesia seperti salah satu slogan Indonesia Mengajar: “ Berhenti mengecam kegelapan, Nyalakan lilin..”
Pak Anies menjelaskan bahwa Indonesia Menyala tidak ada kaitannya dengan PLN dan bukan mengenai menyalakan lampu. Mengapa Indonesia Menyala?Karena nyala itu ibarat ilmu. Jika kita lihat, bagian yang paling menyala di Indonesia itu ada di pulau Jawa khususnya bagian barat di sebelah utara.(Jabodetabek,red.) Pak Anies berharap nyala itu dapat tersebar di setiap titik di Indonesia, nyala itu adalah sumber ilmu.

“ Dahulu orang harus iuran banyak hal, mulai dari iuran tenaga, waktu bahkan iuran nyawa. Saat ini kita sedang iuran tenaga, waktu, pikiran untuk menyalakan Indonesia, gotong royong membangun kapal besar bernama Indonesia sambil berlayar. Membangun kapal sambil berlayar, memang tidak mudah, tapi selalu ingatlah prinsip Small but Giant, kontribusi sekecil apapun dapat berefek raksasa.. Mari kita bangun kembali semangat gotong royong, semangat volunteerism.”

Merinding, selalu merinding ketika beliau bicara. Semangat beliau masuk jauh ke lubuk hati yang paling dalam (cieeh), membangkitkan semangatku yang mungkin sedang kelelahan. Terima kasih @Penyala , PYS2013 semoga bisa bermanfaat untuk semua. Pack Your Spirit. Nyalakan Indonesia dengan Membaca.





# Celotehan special..
  • Aku banyak ketemu teman baru, semangatku bertambah berkali lipat.
  • Carilah orang yang punya visi sama, bergabunglah dengan mereka, maka kau tak akan merasa sendirian. Semangatmu akan selalu terjaga.
  • Yel-yel kelompokku: Keep our spiiiiriiiiiiit...UP! not down..not shake shake shake... \^0^/
  • Perjalanan Tomang – Fatmawati itu sama kaya ke Bandung 2 jam tapi gak nyesel karena acaranya keren.
  • Ditawarin jadi koordinator Pokja daerah untuk Penyala? Mau bangeeet!! Siap meeting di Galuh (kantor IM)!
  • Banyak orang pintar dan berkualitas di acara tersebut, sinyal kuat dong. Ahahaha..
  • Pameran sketsa Pak Raden tgl 25 April – 02 Mei di Bentara Budaya.
  • Novi, Bunga, Yoppy, thanks yaa sudah tertawa mendengar celotehanku yang kadang lucu, seringnya ngaco..Semoga bisa ketemu lagi di kesempatan lain.



Spirit of Fire.. Wussss....