Cerita. Satu kata yang memiliki banyak arti. Bisa jadi ingin tahu lebih dalam, menyimpan banyak pesan, ataupun kumpulan dari pengalaman hidup setiap orang.
Pernahkah terpikir kalau cerita bisa merubah banyak hal?
Banyak cerita yang akhirnya membawa orang ke dalam perpecahan, atau justru mempererat persatuan. Dalam keberagaman cerita, terdapat pula beragam persepsi. Dalam setiap pesan yang terselip di cerita, bisa jadi pesan tersebut menyerang atau justru merangkul.
Setiap orang pasti memiliki lebih dari satu cerita, lebih dari satu kisah hidup. Yang menjadi pertanyaan, apakah cerita tersebut dibagikan atau disimpan? Ya, itu pilihan.
Saya pribadi memilih untuk membagikan cerita saya yang bisa menjadi pelajaran untuk orang lain. Tidak perlu menjadi seorang expert dulu untuk berbagi cerita, pastikan saja yang kamu bagikan tidak membawa orang ke dalam perpecahan, Siapa yang tahu cerita kalian membantu orang lain, atau mungkin merubah banyak hal?

DUTA CERITA
Bicara CERITA, The Habibie Center mempunyai sebuah program yang juga bernama CERITA akronim dari (Community Empowerment in Raising Inclusivity and Trust through Technology Application). Isu keberagaman saat ini sangat mudah memecah belah persatuan, padahal justru keberagaman membuat setiap orang saling melengkapi, saling menguatkan. Di program ini, ada 30 Duta CERITA terpilih dari setiap kota yang akan memulai berbagi CERITA untuk mengatasi isu keberagaman, dan mengajak publik untuk melihat keberagaman dari sudut pandang persatuan. Pengalaman baru bagi saya, memutuskan untuk mendaftarkan diri dan melalui proses seleksi dan mendapatkan kesempatan menjadi Duta CERITA Bandung.
Kami tidak sendirian.
Para Duta CERITA ini tidak berjalan sendiri, tim Duta CERITA dari The Habibie Center bahkan membuat workshop selama 2,5 hari untuk membekali para Duta CERITA agar juga tidak sekedar bercerita, tapi membawa perubahan dalam hal positif. Para pengajar di workshop bukan orang biasa, Abdul Rahman Malik seorang Program Manager Radical Middle Way, Stephen Shashoua Pendiri C: Culture and Cohession, Dr Rudi Sukandar seorang ahli di bidang Komunikasi Politik, Rahimah Abdulrahim Executive Director The Habibie Center, Roosalina Wulandari - Co founder & CEO Lentera Indonesia, dan juga Aan Permana- Program Manager CERITA. Mereka dan tim CERITA lainnya yang membuat program ini semakin menarik, baik untuk dipelajari dan dibagikan lagi.
Selain tim CERITA dari The Habibie Center, tentu saja teman-teman Duta CERITA yang memperkuat rasa saling di program ini, saling berbagi, saling memiliki, saling memahami, saling melengkapi. 2,5 hari yang akan menjadi CERITA berharga kelak. Menjadi Duta Cerita, bukan hanya untuk sementara, bukan hanya untuk 2,5 hari tapi untuk seumur hidup.
KAFE CERITA
Ini bukan kafe baru yang akan menyaingi kafe-kafe lainnya. Mungkin ya, tapi bukan soal menu makanan atau minuman baru, sebut saja soal topik pembicaraan yang lebih beragam. Hasil workshop 2,5 hari akan kami bagikan lagi ke teman-teman komunitas di Kota Bandung. Semakin banyak CERITA positif yang dibagikan, diharapkan semakin banyak juga perubahan positif yang lahir. Keberagaman bukanlah alasan untuk memecah belah persatuan, justru saling menguatkan satu sama lain.
Kenapa dinamakan Kafe Cerita?
Karena biasanya di Kafe/Coffee Shop, banyak terjadi pembicaraan-pembicaraan yang hebat, negosiasi penting atau bahkan ngobrol-ngobrol santai dengan suasana yang nyaman. Kami ingin membuat Kafe Cerita juga tempat kita bertukar cerita, saling berbagi dan juga saling memahami.
Pantau terus instagram @thehabibiecenter dan @agni.is.fire untuk perkembangan tentang CERITA.
Mari kita mulai bercerita!
#dutacerita #thehabibiecenter #kafecerita #whenimetmypassion
